Murid SMA Islam Al Azhar 1 Raih Prestasi di Yale MUN Korea 2024

Tiga murid SMA asal Jakarta, Rafif Hideyuki Ihsan, Amira Sasy Kiyana, dan Muhammad Hilmy Hanif, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Yale Model United Nations (MUN) Korea 2024. Kompetisi internasional ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara, dan mereka membawa pulang gelar prestisius untuk tanah air.

Rafif Hideyuki Ihsan meraih penghargaan The Best Position Paper dari komite United Nations Inter-Agency Committee on Bioethics (UNIACB). Dalam artikelnya yang berjudul Etika Transplantasi Ginjal, Rafif menyoroti kesenjangan antara permintaan dan donasi organ yang disebabkan oleh kesalahpahaman budaya serta kompleksitas informed consent. Sementara itu, Amira Sasy Kiyana juga mendapatkan penghargaan The Best Position Paper dari komite Food and Agriculture Organization of United Nations (FAO). Muhammad Hilmy Hanif tidak ketinggalan dengan menyabet penghargaan The Best Delegate dari komite FAO.

Tips dari Para Juara

Ketiganya berbagi kisah inspiratif kepada Kompas.com tentang perjalanan dan perjuangan mereka di ajang internasional ini. Rafif memaparkan lima tips utama yang membantunya meraih kemenangan:

  1. Segera Menyelesaikan Tugas: Rafif menekankan pentingnya menyelesaikan tugas, seperti position paper, segera setelah pembagian komite diumumkan oleh panitia.
  2. Disiplin dengan Jadwal Latihan: Mengikuti jadwal latihan yang telah disepakati bersama pelatih dan tim adalah kunci sukses.
  3. Mematuhi Instruksi Pelatih: Arahan dari pelatih menjadi panduan penting dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
  4. Mengikuti Banyak MUN: Dengan berpartisipasi dalam berbagai MUN lokal, murid dapat membiasakan diri dengan atmosfer kompetisi.
  5. Kemampuan Public Speaking: Kemampuan berbicara di depan umum yang baik menjadi penentu dalam memenangkan debat dan diskusi di MUN.

Amira menambahkan bahwa persiapan matang sangat penting. “Saya banyak melakukan riset untuk menulis position paper dan melakukan koreksi berkali-kali dengan bantuan pelatih dan orang tua. Mengumpulkan paper tepat waktu juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan feedback dari penyelenggara Yale MUN,” ujar Amira.

Persiapan Intensif SMAI Al Azhar 1

Koordinator Bidang Luar Negeri SMA Islam Al Azhar 1, Sugiharti, mengungkapkan bahwa persiapan para peserta berlangsung selama tiga bulan. Mereka diberikan pelatihan intensif yang meliputi cara bernegosiasi, menyampaikan argumen, merumuskan resolusi, dan melatih kemampuan berbahasa Inggris.

“Kami mengirimkan 21 peserta yang telah melalui seleksi ketat untuk mengikuti ajang ini,” jelas Sugiarti. Dari 21 peserta tersebut, tiga murid berhasil membawa pulang penghargaan, membuktikan kualitas pembinaan dan dedikasi tim sekolah.

Harapan untuk Prestasi Lebih Besar

Kepala SMA Islam Al Azhar 1, Bahron Fathin, berharap kesuksesan ini dapat memotivasi murid lainnya untuk meraih prestasi di ajang internasional. “Kami memiliki program-program luar negeri seperti Europe Visiting Campus, Japan Cultural Immersion, dan Summer Camp Cambridge untuk memberikan pengalaman global kepada para murid,” ujarnya.

Dengan prestasi gemilang ini, Rafif, Amira, dan Hanif telah membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di panggung dunia. Semoga keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus mengejar mimpi dan meraih prestasi.

 

 

 

 Dokumentasi Selengkapnya:

https://drive.google.com/drive/folders/12s0MZtP1ZABndohbZkL4BGDxa03bN1no?usp=sharing

https://www.instagram.com/p/DDMIhv3y_fm/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Liputan Media:

https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2025/01/17/202741888/raih-prestasi-dunia-kompetisi-yale-mun-3-siswa-sma-ini-ungkap

https://jabar.tribunnews.com/2025/01/23/ikut-kompetisi-simulasi-konferensi-pbb-smai-al-azhar-1-raih-tiga-prestasi