Menyempurnakan Ikhtiar dengan AMT, Khotmul Quran, dan Qiyamullail

 

Jakarta (14/2) SMA Islam Al Azhar 1, baru saja menyelenggarakan kegiatan yang sarat makna yang bertajuk “Meraih Prestasi dengan Ikhtia, Doa, dan Tawakal.” Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyempurnakan ikhtiar mempersiapkan kelas XII menghadapi berbagai ujian dan perjuangan untuk bisa tembus perguruan tinggi negeri. Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua hari ini (13-14 Februari 2025) dibuka dengan kegiatan bernuansa motivasi yakni Achievment Motivational Training (AMT) pada tanggal 13 Februari 2025 di Aula Buya Hamka. Sesi motivasi ini diisi oleh seorang motivator ternama, yakni Bapak Aris Setyawan, S.TP., CHt. Pemateri membawakan materi dengan sangat apik, sehingga semua peserta hanyut dalam setiap rangkaian materi.

 

Isi materi yang disampaikan selama sesi ini lebih dari sekadar penyampaian teknik belajar, Aris memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya mentalitas juara dan kekuatan spiritual dalam menghadapi tantangan. Beliau menekankan bahwa kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kekuatan mental dan spiritual yang kokoh.

 

Selesai sesi motivasi, dilanjutkan dengan sesi Khotmul Quran (mengkhatamkan bacaan Quran), kegiatan ini dilaksanakan persis setelah semua murid menyelenggarakan Salat Asar berjamaah di Masjid Agung Al Azhar. Ada momen haru di kegiatan ini, bukan hanya karena semua peserta khidmat membaca Al-Quran, namun juga karena pada sesi ini orangtua turut hadir dan turut berdoa bersama ditambah selepas berdoa m urid diarahkan untuk meminta restu pada kedua orang tua. Maka tidak heran banyak murid dan orang tua haru dalam pelukan dan tangis.

 

Malam harinya diisi dengan kegiatan pelatihan shalat khusyuk dengan menghadirkan penceramah nasional yakni Ustaz Abu Sangkan, praktisi shalat khusyuk yang telah mengisi berbagai pelatihan dan juga mengisi salah satu acara di TV Nasional. Setelah beristirahat, pada dini hari semua murid kelas XII didampingi walas mendirikan Qiyamullail—Shalat Tahajjud, sekali lagi sekolah mengajak murid menyempurnakan ikhtiar dengan bersujud dan berdoa. Semua rangkaian ini pada akhirnya hanya ingin menguatkan murid agar melibatkan Allah dalam setiap ikhtir mencapai kesuksesan dunia. Tidak ada satu kesuksesan pun yang dapat diraih jika Allah tidak berkehendak, maka sudah sewajarnya kita menyempurnakan ikhtia dengan terus berdoa untuk selanjutnya kita tawakal dalam takdir Allah.

 

Postingan Terkait