Apa itu prakarya dan kewirausahaan?? mari kita cari tahu lebih lanjut…… 

Prakarya dan kewirausahaan atau biasa di sebut dengan PKWU merupakan salah satu mata pelajaran baru yang muncul untuk dapat dipelajari oleh siswa. Dengan harapan siswa dapat memproduksi dan mencipta lebih kreatif, inovatif meningkatkan nilai sensibilitas terhadap kemajuan jaman sekaligus mengapresiasi teknologi kearifan lokal yang telah mampun.

Tujuan formal pendidikan Prakarya dan Kewirausahaan secara keseluruhan tujuan Prakarya dan Kewirausahaan dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Memfasilitasi peserta didik mampu berekspresi kreatif melalui keterampilan teknik berkarya ergonomis, teknologi dan ekonomis.
  2. Melatih keterampilan mencipta karya berbasis estetis, artistik, ekosistem dan teknologis
  3. Melatih memanfaatkan media dan bahan berkarya seni dan teknologi melalui prinsip ergonomis, hygienis, tepat-cekat-cepat, ekosistemik dan metakognitif.
  4. Menghasilkan karya jadi maupun apresiatif yang siap dimanfaatkan dalam kehidupan, maupun berisfat wawasan dan landasan pengembangan apropriatif terhadap teknologi terbarukan dan teknologi kearifan lokal.
  5. Menumbuhkembangkan jiwa wirausaha melalui melatih dan mengelola penciptaan karya (produksi), mengemas, dan usaha menjual berdasarkan prinsip ekonomis, ekosistemik dan ergonomis
Belajar seru dengan warna, eksplor diri membatik batik tulis yuuk!

Prakarya dan Kewirausahaan terdiri dari 4 aspek yang siswa dapat pelajari yaitu Kerajinan, Budidaya, Rekayasa dan Pengolahan. Selain itu siswa diharapkan dapat berwirausaha setelah menghasilkan produk yang telah dibuat.

Salah satu kegiatan pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang akan dipelajari dalam aspek kerajinan, adalah ”Membatik”. Batik adalah kain yang dilukis menggunakan canting dan cairan lilin malam sehingga membentuk lukisan-lukisan bernilai seni tinggi diatas kain mori. Batik berasal dari kata amba dan tik yang merupakan bahasa jawa, yang artinya adalah menulis titik. Kalau jaman dulu disebutnya ambatik. Berdasarkan Rens Heringa, pada bukunya Fabric of Enchantment: Batik from the North Coast of Java (1996), batik pertama kali ada di Indonesia sekitar tahun 700an. Diperkenalkan oleh orang India, pada saat Raja Lembu Amiluhur (Jayanegara), yang merupakan raja kerajaan Janggala menikahkan putranya dengan seorang putri India.

Kali ini kita akan membahas dan mempelajari batik tulis. Batik tulis merupakan batik dengan nilai seni yang paling tinggi. Kenapa begitu? batik tulis adalah jenis batik yang dibuat secara manual menggunakan tangan dengan bantuan alat canting untuk menerakan malam ke corak batik. Cara pembuatannya yaitu dengan melukiskan sebuah pola pada kain dengan tangan. Sehingga dalam pembuatan jenis batik ini membutuhkan ketelatenan yang memakan waktu pengerjaan lama dan kesabaran yang tinggi karena setiap titik dalam motif berpengaruh terhadap hasilnya.

Proses pembuatan batik tulis dengan menggunakan teknik colet 🙂

 

 

 

 

 

 

 

Mari kita pelajari batik tulis lebih lanjut dengan menyenangkan…..